Manfaat Mengajarkan Bahasa Isyarat Kepada Bayi

Post image of Manfaat Mengajarkan Bahasa Isyarat Kepada Bayi
Filed in Anak , Ibu , Istimewa , Pendidikan anak 0 comments
Artikel ini
dipersembahkan
Oleh

Kebahagian karena hadirnya anggota keluarga baru terkadang dibarengin dengan kendala komunikasi, terutama bagi yang baru pertama kali jadi orang tua.

Karena bayi belum bisa bicara maka komunikasi dengan orang tua dilakukan dengan bahasa isyarat.  Kemampuan pertama yang dimiliki bayi adalah menggerakan tangan. Mengajarkan bayi berkomunikasi dengan isyarat tangan sangat tepat. Dengan bahasa isyarat bayi bisa mengkomunikasikan perasaan dan keinginannya sebelum dia bisa berbicara secara verbal.

Pada umumnya bayi memiliki keterampilan fisik dan kemampuan kognitif untuk mempelajari beberapa bentuk bahasa isyarat sejak umur 8 bulan. Waktu  terbaik untuk mulai mengajarkan bahasa isyarat adalah ketika bayi 6 atau 7 bulan. Sebagian bayi mulai menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengan orangtuanya sekitar umur 10 bulan.

 

Manfaat mengajari bayi berkomunikasi dengan bahasa isyarat :

 

  • Bayi lebih cepat bisa bicara.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi yang telah diajarkan berkomunikasi dengan bahasa isyarat lebih termotivasi untuk belajar berbicara dibanding bayi yang tidak diajari berkomunikasi dengan bahasa isyarat, sepanjang para orang tua menggunakan kata-kata pada saat yang bersamaan

  • Meningkatkan kecerdasan ( IQ ) anak.

Bayi yang diajarkan bicara melalui bahasa isyarat memacu kemampuan otaknya untuk menerjemahkan keinginan dan kebutuhannya dalam berkomunikasi dengan orangtuanya. Dikemudian hari anak akan lebih cepat dalam mempelajari simbol, gambar dan makna lainnya.

 

  • Mengurangi tingkat stress dan frustasi antara orangtua dan bayi.

Baik orangtua dan bayi sama-sama mengerti apa yang di ingini, tanpa harus menebak-nebak keinginan bayi. Bayi Anda biasanya akan lebih tenang karena tidak perlu menangis atau ngambek dalam waktu lama untuk mengungkapkan keinginannya.

 

  • Meningkatkan rasa percaya diri anak.

Bayi Anda akan senang saat Anda mengerti apa yang dia maksudkan, oleh karena itu ia akan lebih berani untuk berbicara dan mengungkapkan keinginannya.

 

  • Mempererat ikatan dan interaksi orangtua-anak.

Semakin sering Anda berkomunikasi dengan bayi Anda, semakin Anda mengenalnya dan begitu juga sebaliknya.

 

Cara mengajari bayi berkomunikasi dengan bahasa isyarat ?

Bahasa isyarat yang anda gunakan meliputi gabungan gerakan tubuh, ekspresi wajah dan kata-kata. Bahasa isyarat bayi harus dipraktekan sesering mungkin untuk mencapai hasil yang maksimal. Selain kesabaran, juga dibutuhkan konsisten.

 

Saat ini banyak buku dan kelas yang mengajarkan orang tua untuk berkomunikasi dengan bahasa isyarat kepada bayinya, namun anda tidak harus ikut kursus dulu baru bisa mengajarkan bahasa isyarat kepada bayi.

 

Contoh bahasa isyarat pada bayi :

 

Ketika akan berpisah : ucapkan bye-bye sambil menempelkan tangan kanan ke mulut lalu melambai

Makan : buka mulut lebar lalu buat gerakan memasukan makanan ke mulut

Minum : genggam tangan lalu tempelkan ke mulut ( seperti sedang minum )

Pergi : gerakan seperti sedang nyetir mobil

Lapar : tepuk-tepuk perut

Senang : katakan hore sambil bertepuk tangan

 

Silahkan berkreasi dan nikmati komunikasi bersama bayi anda. ( EHP )

 

 

 

 

Posted by admin   @   15 October 2011 0 comments
Tags : , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Previous Post
«
Next Post
»

0 Comments

No comments yet. Be the first to leave a comment !
Leave a Comment

Leave a Comment with your Facebook
© 2011-2013 AnakIbu.com. Hak cipta dilindungi undang-undang.
Design by Hary Purnomo (www.haryp.com)