Rubella ( Campak Jerman )

Post image of Rubella ( Campak Jerman )
Filed in Ibu , Kehamilan 5 comments
Artikel ini
dipersembahkan
Oleh

Rubella adalah penyakit yang disebabkan oleh virus rubella ( bersal dari bahasa Latin yang artinya merah ). Nama lain dari penyakit ini adalah campak Jerman, disebut demikian karena pertama kali dikenalkan oleh seorang dokter berkebangsaan Jerman.

Penyakit ini dapat menyerang segala usia. Pada anak-anak dampak penyakit ini tidak seberat jika orang dewasa yang terserang. Jarang sekali terjadi komplikasi serius pada pasien yang terserang virus ini.

Virus rubella memiliki masa inkubasi 2 – 3 minggu.

Yang perlu diwaspadai dari penyakit ini adalah jika menyerang wanita yang sedang hamil karena dapat berakibat buruk pada janin dalam kandungan. Virus ini memiliki sifat teratogenik dan mampu melintasi plasenta dan menginfeksi janin sehingga sel janin berhenti berkembang hingga mengalami kerusakan.

Wanita yang sudah terjangkit virus rubella ( sebelum masa kehamilan ) secara otomatis didalam tubuhnya akan terbentuk system imun yang dapat diturunkan pada janinya.

Jika terjadi pada 3 bulan pertama maka 50% janin kemungkinan ikut terinfeksi, namun jika terjadi pada 3 bulan kedua, hanya satu per tiga bayi yang kemungkinan akan ikut terinfeksi.

Jika penyakit ini menjangkiti ibu hamil pada trimester pertama akan menyebabkan terjadinya

  • Aborsi sponton
  • Bayi lahir dengan berat badan rendah
  • Bayi terinfeksi Congenital Rubella Syndrome (CRS)
  • Bayi  mengalami ganggungan penglihatan ( katarak ) bahkan kebutaan
  • Bayi mengalami gangguan pendengaran
  • Bayi mengalami gangguan pada jantung
  • Bayi mengalami kelumpuhan
  • Bayi menderita autis

Virus ini ditularkan melalui :

  • Udara
  • Urine
  • Air liur
  • Kontak fisik dengan penderita

Gejala Rubella

  • Muncul ruam pada wajah yang menyebar ke seluruh tubuh. Ruam akan memudar dengan sendirinya setelah tiga hari.
  • Demam ringan
  • Nyeri sendi
  • Sakit kepala
  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Tidak ada pengobatan khusus untuk campak Jerman. Untuk menurunkan panas bisa diberikan asetaminofen.

Tindakan pencegahan terhadap virus rubella

  • Vaksin rubella merupakan bagian dari imunisasi rutin pada masa kanak=-kanak.
  • Vaksin MMR diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun.
  • Wanita usia subur bisa menjalani pemeriksaan serologi untuk rubella. Jika tidak memiliki antibodi, diberikan imunisasi dan baru boleh hamil 3 bulan setelah penyuntikan.

Vaksinasi sebaiknya tidak diberikan ketika ibu sedang hamil atau kepada orang yang mengalami gangguan sistem kekebalan akibat kanker, terapi kortikosteroid maupun terapi penyinaran.

Vaksin Rubella

  • Vaksin Rubella biasanya diberikan pada anak balita dua kali, yaitu pada umur 12-15 bulan dan 4-6 tahun. Namun jika vaksin diberikan diluar waktu rekomendasi vaksin ini pun aman asal jarak antara vaksin pertama dan kedua lebih dari 28 hari.
  • Pada wanita yang merencanakan kehamilan sebaiknya melakukan tes TORCH toksoplasma, rubella, cytomegalovirus (CMV)  dan virus Herpes ) untuk mengetahui apakah tubuhnya sedang terinfeksi satu dari empat penyakit tersebut dan apakah tubuh telah memiliki system imunnya. Jika tubuh tidak memiliki system imun terhadap virus rubella maka dianjurkan untuk mendapat vaksin Rubella minimal satu bulan sebelum kehamilan. Vaksin Rubella biasanya digabungkan dengan vaksin mumps dan campak yang namanya vaksin MMR (Measles, Mumps dan Rubella)

 

Posted by admin   @   26 February 2012 5 comments
Tags : , , , , , , , , , , ,
Previous Post
«
Next Post
»

5 Comments

Comments
Apr 8, 2013
21:12
#1 ajeng :

kalau rubella dan rubeolla sama atau tidak?

Author May 13, 2013
21:12
#2 admin :

sepertinya yang benar adalah Rubella. Menemukan “Rubeolla” dimana ya ?

Jul 3, 2013
21:12
#3 lingeriexlingerie :

Dari info yang saya dengar, di setiap tubuh manusia memang ada virus rubella ya?
Jika virus tsb reactive (>=10) apakah itu berbahaya jika seorang wanita hamil?

Dan yg di maksud dengan muncul bercak-bercak(campak jerman) apakah saat ini baru bs d blg seseorang terkena virus rubella?

Trackbacks to this post.
Leave a Comment

Leave a Comment with your Facebook
© 2011-2013 AnakIbu.com. Hak cipta dilindungi undang-undang.
Design by Hary Purnomo (www.haryp.com)