Penyebab Keguguran pada Ibu Hamil

Filed in Ibu 0 comments
Artikel ini
dipersembahkan
Oleh

Keguguran adalah suatu kondisi dimana janin dalam kandungan karena sesuatu hal tidak dapat berkembang dengan baik hingga akhirnya gugur dengan sendirinya.

Trimester pertama rawan dengan terjadinya keguguran karena 60% – 75% keguguran terjadi pada trimester ini. Resiko keguguran menurun pada kehamilan diatas usia 3 bulan.

Namun demikian ibu hamil tidak perlu kuatir secara berlebihan, yang ibu perlukan adalah pengetahuan yang benar tentang keguguran, penyebab keguguran, tanda-tanda keguguran, jenis keguguran dan mitos tentang keguguran sehingga dapat menghindarinya.

Penyebab keguguran

Kelainan kromosom

Proses seleksi alam yang berjalan secara alami yaitu dikeluarkannya janin oleh tubuh karena kelainan kromosom yang terjadi pada saat pembuahan. Potensi kerusakan gen ini semakin besar pada wanita yang hamil diatas usia 35 tahun.

 

Stress

Ibu hamil yang mengalami stress berkepanjangan dapat menyebabkan keguguran. Ketika ibu mengalami stress maka otak akan melepaskan beberapa horman diantaranya adalah hormone Cortikotropin Releasing Hormone (CRH) yang juga diproduksi oleh plasenta. Tingginya hormon CRG pada darah memicu terjadinya kontraksi pada rahim yang dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur.

 

Gaya hidup

Gaya hidup ibu sebelum dan selama kehamilan dapat menyebabkan resiko keguguran meningkat. Wanita yang mengkonsumsi obat-obatan, merokok, minuman keras memiliki resiko lebih tinggi terhadap terjadinya keguguran.

 

Ada kelainan pada ibu

Terjadi kelainan pada system hormonal ibu seperti hormone progesterone yang terlalu rendah dan hormone prolaktin yang terlalu tinggi. System kekebalan tubuh ibu yang menurun, infeksi yang sudah menahun dan penyakit berat yang diderita ibu seperti kanker, diabetes, jantung, ginjal, dll.

 

Ada kelainan pada rahim

Miom :  ( tumor jaringan otot ) pada rahim ibu yang dapat mengganggu pertumbuhan embrio.

Rahim lemah : rahim tidak dapat menahan berat janin yang berkembang sehingga janin hanya dapat bertahan selama beberapa minggu saja.

 

Infeksi

Ibu hamil terpapar virus seperti TOARCH, HIV, hepatitis, cacar air, dll

 

Mengangkat beban yang berat

Karena tuntutan pekerjaan adakalanya wanita hamil harus mengangkat beban yang berat, bila ini dilakukan sendirian dapat membuat kontraksi pada rahim yang menyebabkan keguguran, sebaiknya minta bantuan orang lain untuk mengangkatnya.

 

Olahraga yang berlebihan

Olahraga bagus untuk dilakukan termasuk dilakukan oleh wanita hamil tapi perlu disadari kondisi wanita saat hamil berbeda jadi pilih olahraga yang tidak beresiko pada kehamilan anda seperti jalan kaki di pagi hari.

Posted by admin   @   29 December 2011 0 comments
Tags : , , , ,
Previous Post
«
Next Post
»

0 Comments

No comments yet. Be the first to leave a comment !
Leave a Comment

Leave a Comment with your Facebook
© 2011-2013 AnakIbu.com. Hak cipta dilindungi undang-undang.
Design by Hary Purnomo (www.haryp.com)