Bahaya Tubercolosis pada Anak

Filed in Kesehatan anak 2 comments
Artikel ini
dipersembahkan
Oleh

Tubercolosis atau biasa dikenal sebagai TBC atau TB adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis. Umumnya kuman TBC menyerang paru-paru sehingga disebut pulmonary TB. Tapi kuman TB tidak hanya menyerang paru-paru saja, kuman ini dapat menyebar ke bagian organ tubuh yang lain dan akibatnya lebih berbahaya.
Jika kuman TBC menyerang bagian otak dan sistem saraf pusat maka akan menyebabkan meningeal TB. Bila kuman TBC menginfeksi hampir seluruh organ tubuh, seperti ginjal, jantung, saluran kencing, tulang, sendi, otot, usus, kulit, disebut miliary TB atau extrapulmonary TB.
Kuman TBC menyebar melalui udara. Anak dengan kondiri gizi buruk atau anak dengan daya tahan tubuh lemah sangat rentan untuk tertular kuman TBC. Untuk mencegah anak terinfeksi kuman TBC sangat disarankan agar orang tua memberi vaksin BCG pada anak.
Kuman yang masuk ke saluran napas dapat menyebar ke seluruh tubuh seperti selaput otak, hati, ginjal, tulang. Selama daya tahan tubuh anak dalam keadaan baik maka kuman TBC akan berdiam diri dan baru bereaksi ketika daya tahan anak menurun.
TBC pada anak tidak menular, berbeda dengan TBC pada orang dewasa. Pada TBC anak kuman berkembang biak di kelenjar paru- paru jadi tidak terbuka.
Cara mendiagnosis kuman TBC pada anak adalah melalui gambaran klinis, foto rontgen dada dan uji tuberculin atau uji mantoux. Uji Tuberkulin dilakukan dengan menyuntikkan tuberkulin PPD intrakutan di volar lengan bawah. Reaksi obat dapat dilihat 48 sampai 72 jam setelah penyuntikan. Uji Tuberkulin positif menunjukkan adanya infeksi TB.

Gejala umum TBC pada anak:
• Sekitar 4 – 8 minggu setelah terinfeksi kuman TBC anak mengalami demam yang bukan disebabkan oleh tifus, malaria atau infeksi saluran nafas.
• Anak batuk lebih dari 30 hari walaupun sudah menerima pengobatan.
• Anak kehilangan nafsu makan, kurang bergairah dan berat badan mengalami penurunan.
• Terjadi pembesaran kelenjar linfe di beberapa tempat seperti leher, ketiak dan lipatan paha.
• Muncul flek di paru-paru
• Diare yang berkepanjangan sekalipun sudah dilakukan pengobatan.
• Muncul tanda kemerahan 3 – 7 hari setelah vaksin BCG. Gejala ini sangat jarang terjadi.
• Mata merah tapi bukan karena sakit mata.

Selain gejala di atas, ada beberapa tanda lain pada penderita TB, antara lain adanya tonjolan pada tulang belakang, pincang karena kerusakan sendi panggul, dll.

Cara mencegah infeksi kuman TBC pada anak
• Hidup dilingkungan yang bersih dan sehat. Jika ada anggota keluarga yang mengidap TBC segera lakukan pengobatan secara intensif hingga tuntas.
• Perhatikan gizi anak sehingga daya tahan tubuhnya baik.
• Segera bawa anak ke dokter bila terdapat gejala klinis TBC
• Berikan vaksinasi BCG pada anak

Posted by admin   @   8 November 2012 2 comments
Tags : , ,
Previous Post
«
Next Post
»

2 Comments

Comments
Trackbacks to this post.
Leave a Comment

Leave a Comment with your Facebook
© 2011-2013 AnakIbu.com. Hak cipta dilindungi undang-undang.
Design by Hary Purnomo (www.haryp.com)