Cacar air pada Anak

Filed in Anak , Kesehatan anak 3 comments
Artikel ini
dipersembahkan
Oleh

Penyakit Chicken pox atau lebih kita kenal sebagai cacar air adalah penyakit yang disebabkan virus Varisela Zoster. Virus ini menyerang kulit dengan membentuk luka (lesi)  yang berisi cairan. Infeksi virus ini biasanya terjadi pada balita berusia 9 bulan keatas.

 

Orang dewasa jarang terserang virus cacar air, tetapi bila terinfeksi akan mengalami komdisi lebih berat daripada balita. Cacar air pada balita biasanya ringan dan cukup dirawat dirumah saja. Cacar air pada ibu hamil dapat membahayakan kondisi janinnya.

Cacar air mudah menular melalui :

  • Kontak langsung dengan luka penderita atau terkena cairan yang terdapat pada kulit atau kontak dengan benda yang terdapat virus cacar air.
  • Udara
  • Sakresi lender seperti dahak, cairan yang keluar waktu bersin

Masa aktif penularan virus cacar air adalah 1-2 hari sebelum bintil pertama muncul hingga 6-7 hari setelah bintil terakhir muncul. Masa inkubasi virus Varisela Zoster terjadi dalam waktu 14 hari.

Gejala cacar air :

  • Sakit kepala
  • Demam
  • Terkadang disertai pilek
  • Nyeri sendi kadang muncul
  • Muncul bintik-bintik merah berisi cairan bening disekitar wajah dan dada disertai rasa gatal. Bintik-bintik ini kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Cara menangani balita Cacar Air

  • Pisahkan dari balita yang lain agar tidak mudah tertular virus lain karena anak dalam kondisi lemah daya tahan tubuhnya sehingga mudah tertular penyakit lain dan tidak menularkan virus cacar air pada balita lain.
  • Jaga kebersihan lingkungan
  • Usahakan balita banyak berisirahat
  • Berikan konsumsi makanan sehat yang berguna untuk meningkatkan sistim imun tubuhnya karena penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya jika system imun tubuh baik. Biasanya akan sembuh dalam dua minggu.
  • Hindarkan menggaruk bintil karena jika pecah maka cairannya dapat memperluas penyebarannya.
  • Bintil yang pecah dapat menimbulakan luka lebih dalam hingga proses mengeringnya lebih lama, juga dapat menjadi jalan masuk virus / kuman lainnya. Biasanya bintil yang pecah juga akan meninggalkan bekas berupa kulit yang berlubang.
  • Pisahkan semua barang yang digunakan agar tidak menyebarkan virus pada yang lain.
  • Atasi demamnya dengan memberikan obat penurun panas
  • Mandikan anak sehari dua kali untuk menjaga kebersihan tubuhnya. Campurkan cairan antiseptic pada air mandinya untuk membunuh kuman. Usahakan untuk tidak menekan handuk terlalu keras agar tidak ada bintik yang pecah.
  • Setelah mandi oleskan saleb antibiotic pada kulit yang terkena cacar air dan bedak antibiotic pada kulit yang sehat.
  • Gunting kuku anak atau gunakan sarung tangan untuk mencegah bintik berisi cairan pecah ketika digaruk.
  • Jika terdapat bintik berisi nanah atau anak mengalami muntah-muntah segera bawa ke dokter.
Posted by admin   @   12 December 2012 3 comments
Tags : , , , , , ,
Previous Post
«
Next Post
»

3 Comments

Comments
Mar 13, 2013
21:12
#1 maria ike jelita :

bagaimana cara mengobati cacar air pada ank bayi berumur 7 bln?

Author May 13, 2013
21:12
#2 admin :

@maria ike jelita,
Sudah dibaca artikel diatas, ada penjelasannya

Trackbacks to this post.
Leave a Comment

Leave a Comment with your Facebook
© 2011-2013 AnakIbu.com. Hak cipta dilindungi undang-undang.
Design by Hary Purnomo (www.haryp.com)